CD Moral Etika Islam dari Zulkieflimansyah dan Marissa Haque dalam Pilkada Banten 2006 Lalu

CD Moral Etika Islam dari Zulkieflimansyah dan Marissa Haque dalam Pilkada Banten 2006 Lalu
CD Moral Etika Islam dari Zulkieflimansyah dan Marissa Haque dalam Pilkada Banten 2006 Lalu

Rasa Iri Mereka & Maafkanlah, Marissa Haque & Ikang Fawzi, Doktoral di IPB

Rasa Iri Mereka & Maafkanlah, Marissa Haque & Ikang Fawzi, Doktoral di IPB
Rasa Iri Mereka & Maafkanlah, Marissa Haque & Ikang Fawzi, Doktoral di IPB

Marissa Haque & Ikang Fawzi, Berjiwa Besar walau Terus Dihina, dalam Doktoral di IPB

Marissa Haque & Ikang Fawzi, Berjiwa Besar walau Terus Dihina, dalam Doktoral di IPB
Marissa Haque & Ikang Fawzi, Berjiwa Besar walau Terus Dihina, dalam Doktoral di IPB
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Juli 2010

Tak kunjung lelah perjuangan artis Marissa Haque melawan Pidana Ratu Atut Chosiyah

Kapanlagi.com - Tak kunjung lelah perjuangan artis Marissa Haque dalam memperjuangkan kasus dugaan ijazah palsu yang dituduhkan kepada Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah. Senin (23/2) sore, istri Ikang Fawzi itu kembali memberikan laporan tambahan soal kasusnya tersebut.

"Sekarang ada perubahan yang signifikan dalam penanganan kasus ini. Beda dengan dulu, sekarang mereka lebih kooperatif dalam menangani ijazah palsunya Atut," kata Marissa usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Dalam laporan tambahan dalam pemeriksaannya, Marissa memberikan beberapa lembar Peraturan Pemerintah (PP) dan Keputusan Mendiknas sebagai bukti tambahan.

 "Ini untuk menegaskan jika tak ada mahasiswa yang bisa lulus dalam kurun waktu kurang dari setahun alias 8 (delapan) bulan untuk mendapatkan gelar S1/sarjana ekonomi (SE)  seperti Ratu Atut Chosiyah dari Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur, Jaktim tersebut," ujarnya.


Selain memberikan bukti tambahan, Marissa juga berniat melaporkan beberapa perwira polisi yang pernah menangani kasusnya di Polda. Menurut Marissa, para perwira tersebut menyelewengkan jabatannya.

"Saya akan laporkan ke Kompolnas karena ternyata di antara mereka telah menyalahgunakan jabatan. Asal tahu saja, di antara mereka S1 dan S2-nya ternyata dari Universitas Borobudur. Mungkin ijazah palsu mereka juga takut terbongkar," pungkasnya. (kpl/mai/dar)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/marissa-haque-laporkan-polisi-nakal.html

Ratu Atut, Dharma Pongrekun, Marissa Haque Mengejar HAM

Sumber: http://marissahaque.kompasiana.com/

Minggu, 19 April 2009

Tidak ada kata lain yang sanggup saya ungkapkan atas dilakukannya Gelar Perkara Pertama terhadap SP3 Kasus Delik Pidana Dugaan Ijazah Palsu Ratu Atut Chosiyah, SE dari Universitas Borobudur, Jakarta Timur yang dipimpinnya pada tanggal 22 Desember 2008 yang lalu, kecuali dari hati sanubari yang terdalam: “Terimakasih yang tak terhingga Pak Komanadan Wadireskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dharma Pongrekun yang peka hatimay God bless you!
Dan tentunya, hutang budi luar biasa dari saya dan sebagian besar masyarakat Provinsi Banten yang mendambakan kejujuran penegakan hukum ditanah air, yang tidak akan mampu terbayar lunas sampai kapanpun juga kepada seorang Polisi baik hati tersebut diatas yang ‘menjamin’kan karir Kepolisiannya hanya untuk ‘sekedar’ menolong seorang penjujur keadilan seperti saya dan masyarakat umum dari Provinsi Banten atas seluruh kecurangan pelaksanaan Pilkada Banten 2006 yang lalu dengan fokus pada dugaan penggunaan ijazah aspal (asli tapi palsu) Ratu Atut Chosiyah, SE pada saat menjadi kandidat Calon Gubernur Provinsi Banten 2006.

Presiden SBY atau Wapres JK yang melindungi Kejahatan Delik Pidana Dugaan Ijazah Palsu Ratu Atut Chosiyah, SE selama ini?

Bila memang ternyata kejahatan delik pidana kebohongan publik yang telah dilakukan oleh Ratu Atut Chosiyah, SE selama ini dianggap bukan masalah serius oleh elit pemerintah yang berkuasa saat ini, termasuk oleh institusi pendidikan di Indonesia, alangkah mengerikannya masa depan NKRI yang hari ini diduga sedang menuju jurang kehancuran/the failure state.

Seorang polisi yang lurus seperti AKBP Dharma Pongrekun tentu tidak akan memiliki masa depan yang lebih baik, yang performance-nya secara professional seharusnya dibobot oleh isntitusi Polri sebagai Alat Negara Penegak Hukum berdasarkan merit based system.

Dan bilamana yang bersangkutan terus berada didalam sistem rusak Polri yang sedang sakit parah ini menuju NKRI yang sedang koma dimana kian hari secara perlahan namun pasti menuju ambang kematiannya — maka bila akal sehat menghampiri kita semua masyarakat Indonesia tanpa terkecuali — kita wajib meneriakkan revolusi ditubuh Polri!

Bukan sekedar reformasi birokrasi yang perhari ini semata hanya terdengar gaung ‘semu’nya belaka yang diduga muncul kepermukaan demi kampanye politik Pilpres jangka pendek tanpa tujuan signifikan murni yang ditujukan bagi keberpihakan pada rakyat dan kebenaran hakiki.

Innalillahi wa innailaihi rojiuuunn…

Dharma Pongrekun Polisi Baik dan Lurus Lolos Seleksi Ketua KPK 2010: Marissa Haque

Inilah 145 Calon Ketua KPK


Minggu, 27 Juni 2010 - 14:23 wib
TB Ardi Januar - Okezone

JAKARTA - Departemen Hukum dan HAM akhirnya mengumumkan nama-nama yang lolos menjadi calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah calon yang lolos memenuhi persyaratan administratif.

Dari nama-nama tersebut, terdapat beberapa tokoh terkenal seperti Jimly Asshidiqie dan Busyro Muqaddas. Selain itu, sejumlah pengacara juga berhasil lolos. Di antaranya pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang dan pengacara Susno Duadji, Henry Yosodiningrat.



Berikut daftar 145 nama calon ketua KPK yang berhasil dihimpun okezone.


1. Irjen Pol (Purn) Budi Setiawan

2. L Stefanus Wiji Suratno

3. Wenny Warouw

4. Antono Rustono

5. Binsar Gultom

6. Mudjijono

7. Mahdie Hamdie AS

8. Pangihutan Nasution

9. Henry Yosodiningrat (advokad/pengacara Susno Duadji)

10. Baharuddin AS

11. Petrus CKL Bello

12. Kombes Pol (Purn) Alfons Loemau

13. Hidayati Agam

14. Brigjen Pol (Purn) Drs Idris

15. Marni Malay

16. Bachtiar Sibarani

17. Fredrich Yunadi

18. L Lifkoi Vantar

19. Anastasia Lidyawati Rafli

20. Hari Ujianto

21. Franz Astani

22. AKBP Dharma Pongrekun (mantan Penyidik di Polda Metro Jaya)

23. Raja Bonaran Situmeang (kuasa hukum Anggodo)

24. Ade Saptomo

25. Marthen H Toelle

26. Jamil Anshari

27. Brigjen TNI (Purn) Achwani Bunyaman

28. Said Syarifuddin

29. Iskandar

30. Nur Syamsi Nurlan

31. Syarief Hamid

32. Rini Purwandari

33. A Sumantri

34. Arsil Salim

35. Marajoeleon Hutagaol

36. Gumantri RH Sihombing

37. M Idris

38. Umar Tuasikal

39. Monang Siahaan

40. Dewi Sri Laksmi Triman

41. Masyhudi Ridwan

42. Margarito Kamis (ahli hukum pidana)

43. Irchamni Chabiburrachman

44. Eddy Hary Susanto

45. Rosjidi

46. Sugeng Wahyudi

47. Partahi Sihombing

48. Miliater Simbolon

49. Irjen Pol (Purn) Chaerul Rasjid

50. P Joko Subagyo

51. Hermani Abdurrachman

52. Martono

53. R Wenny Cokrosuwarno

54. Masfar Gazali

55. Sapoto Patombo

56. Achmad Sukmana

57. Aji Sularso

58. Franky Ariyadi

59. Ariyono

60. Abraham Samad

61. Tumpal Djaenar Siahaan

62. H.M Kaharudin

63. Ikraman Thalib

64. Rachmanto Yosafat

65. Irjen Pol (Purn) Edi Darnadi

66. Yeni Rosewati Yunus

67. Jahja Christian Suhandi

68. Dwi Ria Latifa

69. Leo Tolstoy RT Panjaitan

70. Muhammad Nur Lapong

71. Yanda Zaihifni Ishak

72. Adjab Khan

73. Suparman Padmoputro

74. Arifin Djauhari

75. Roby Arya Brata

76. Niksonn Leonard Tambunan

77. Jack R Sidabutar

78. Parlindungan Lubis

79. Suryo Danisworo

80. Bonthiny Abi Moro

81. Sunarto

82. Kombes Pol (Purn) Sutarman

83. Johnson Panjaitan (IPW)

84. Daniel Michael Atihuta

85. Firman Zai

86. Sumiarsi

87. Muchtar Pakpahan

88. Edy Rustandi

89. Petrus Selestinus (Advokad)

90. Lily Wardhani

91. Raden Theodorus Sakti Nugraha

92. Marthin Aliunir

93. Barman Zahir

94. Muhammad Yahya Rasyid

95. Alamsyah Hanafiah (advokad)

96. Roy BB Janis (politisi)

97. Posma Lumban Tobing

98. Hendrikus Mesak

99. Junino Jahja

100. Taupan Pawe

101. Asrul Taher

102. HE Ristandi Suharjadinata

103. Saut Situmorang S

104. Lambok Damanik

105. Irjen Pol (Purn) Alexius Gordon Mogot (mantan Pati Polri)

106. M Kapitra Ampera

107. Maralus Situmorang

108. Meli Darsa

109. Mahfudz Ali

110. Mohammad Rusly

111. Bondan Gunawan S

112. Farid Bustomy

113. Sugeng Teguh Santoso (Advokad)

114. Marah Simon M Syah

115. Brigjen Pol (Purn) Marsudhi Hanafi (mantan Ketua TPF Munir)

116. Aggi Tjetje

117. Johor Ritonga

118. Kurnia Ramadhan

119. Fachmi

120. Achmad Haruna

121. Achmad Faisal

122. Nur Chasjwin

123. Marta Sitorus

124. Ismansyah

125. Yudiarto

126. Jimly Asshiddiqie (mantan anggota Wantimpres)

127. M Busyro Muqoddas (Ketua KY)

128. Genades Panjaitan

129. I Wayan Sudirta

130. W Hadi Sukrisno

131. H. Imam Pambudi

132. Agussah Adripisz

133. Edy Lidyono

134. Abdul Rasyid Thalib

135. Bambang Widjojanto

136. Irjen (Purn) Farouk Muhammad (mantan Gubernur PTIK)

137. Koramen H. Sirait

138. Iwan Delano Marcel Siwy

139. Rene Setyawan

140. Armyn Rustam Effendy

141. Junaidi

142. Harizantos

143. Ahmad Ro'id

144. M Lumiling

145. Kol CHK (Purn) Thomas R Linggi Allo



(teb)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/06/27/339/347085/inilah-145-calon-ketua-kpk

Dari HR. Bukhari dalam Bunda Marissa

Dari Abu Hurairah RA, "Rasulullah bersabda,'Allah Ta'ala berfirman, 'tidaklah hamba-Ku yang mukmin apabila Aku mengambil kekasihnya di dunia ini, kemudian ia ridha dan mengharapkan pahala kepada-Ku kecuali balasannya adalah surga.'" (HR. Bukhari dalam Marissa Haque Fawzi)

AKBP Dharma Pongrekun, SH, MM, MH

AKBP Dharma Pongrekun, SH, MM, MH
Polisi Lurus dan Amanah dari Polda Metro Jaya (Mantan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya), dalam Kasus Pidana Ijazah Palsu Ratu Atut Chosiyah, Pilkada Banten 2006

Kartu Nama AKBP Dharma Pongrekun, SH, MM, MH

Kartu Nama AKBP Dharma Pongrekun, SH, MM, MH
'Polisi Malaikat' di Polda Metro Jaya, Kartu Nama AKBP Dharma Pongrekun, SH, MM, MH

Ratu Atut Chosiyah, Marissa Haque Mempermasalahkan Keppres yang Ditelikung Ratu Atut CHosiyah Cs

Ratu Atut Chosiyah, Marissa Haque Mempermasalahkan Keppres yang Ditelikung Ratu Atut CHosiyah Cs
Ratu Atut Chosiyah, Upaya Optimal Menutupi Kecurangan Negara Didalam Perlindungan Dugaan Pidana, Abuse of Power, dan Diskresi Minor Oknum Birokrat Indonesia

Airin R D,Diduga Selalu Jadi Mafia Hukum dalam Upaya Tuntutan & Gugatan Pilkada Banten 2006`

Airin R D,Diduga Selalu Jadi Mafia Hukum dalam Upaya Tuntutan & Gugatan Pilkada Banten 2006`
Dugaaan Bumper Mafia Hukum dalam Pilkada Banten 2006 (Wawan Chasan Sochib & Airin rachmi Diany)

Entri Populer